LUGAS | Kota Bekasi - Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Bekasi Selatan mengadakan Shalat Idul Fitri di lapangan Komplek LDII Baitul Haq, Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat pada Senin (31/3/2025).
Dari pantauan wartawan sekitar pukul 06.00 Wib, jamaah dan warga sekitar beserta keluarga masing-masing sudah mulai berdatangan di Lapangan Komplek Baitul Haq dengan diarahkan panitia dan langsung membentuk shaf sholat dan mengumandangkan takbir.
Ketua Panitia Aziz Bintang W. P Mengatakan, bahwa kegiatan Shalat Idul Fitri terlaksana atas kerjasana PC LDII Bekasi Selatan, PAC LDII Kayuringin Jaya, DKM Baitul Haq,Yayasan Baitul Haq dan Senkom Mitra Polri. Bertindak sebagai Khatib dan Imam Shalat KH. Drs. Ikin Achmad Sodikin.
"Alhamdulillah acara bisa sukses, pelaksanaan Sholat Idul fitri ini berjalan lancar. Dengan kerjasama dari semua pihak, dari DKM Baitul Haq, pihak yayasan Baitul Haq, PC LDII, LDII, Senkom dan remaja LDII. Terimakasih atas kerja samanya," ungkap Aziz Bintang W. P Ketua Panitia.
Menurut Aziz Bintang penyelenggaraan salat Idul Fitri ini selain menjadi ibadah juga sebagai ajang silaturahmi antar umat. Panitia yang terdiri dari remaja masjid telah mengatur dengan baik prosesi ibadah ini, memastikan bahwa semua jamaah bisa melaksanakan salat dengan khidmat dan khusyuk.
Di lokasi Shalat Idul Fitri Lapangan komplek Baitul Haq terlihat para petinggi LDII Kota Bekasi, seperti Ketua Dewan Penasehat H. Arief Wahyudi H.M Nurhadi, Sekretaris DPD LDII, Aswin Djuanda, Bendahara, Achmad Taufik, Ketua PC Bekasi Selatan Basri Barohima, dan Ketua PAC Kayuringin Jaya Suroso beserta jajaran pengurus LDII lainnya dan warga sekitar. Tampak hadir juga Danramil 01 Kranji Mayor Inf. Taufik Ismail, SH, MH., Banbinsa Kayuringin Jaya Serka Sutrisno, Serka Darjo dan Serka Abdul Ghofur, hadir juga Bhabinkamtibmas Kayuringin Jaya Aiptu Tri Yugo Amrih Dumadi, Ketua RW 016 Hamdani dan para Ketua RT serta para tokoh masyarakat.
Sementara itu, dalam khutbahnya KH. Drs. Ikin Achmad Sodikin menjelaskan kewajiban ibadah puasa beserta zakat fitrah bukan hanya berdimensi vertikal sebagai penghambaan pada Allah, namun juga berdimensi horizontal yakni hubungan dengan sesama manusia.
Kedua ibadah ini mampu menguatkan persaudaraan di masyarakat. Kita ikut merasakan kepedihan kaum fakir miskin akibat tidak bisa makan dan minum sehingga tumbuh kesadaran sosial untuk saling membantu.
Ibadah puasa juga mengajarkan kita menahan nafsu. Ibarat sekolah karakter, Ramadhan mengajarkan kepada kita untuk menjadi jiwa-jiwa yang luhur dan tidak mudah menyakiti orang lain, yakni dengan mempuasakan seluruh anggota tubuh, pikiran dan hati kita. Mata dipuasakan dari pandangan yang tercela yang bisa melalaikan dari dzikir kepada Allah subhanahu wata’ala. Lidah dipuasakan dari berbicara yang tidak bermanfaat, bohong, menggunjing, mengumpat, berkata buruk, dan menebar permusuhan serta menzalimi orang lain, tangan dipuasakan dari berlaku zalim pada orang lain, mengambil hak orang lain, dan tindakan yang merugikan orang lain, begitu juga dengan anggota tubuh lainnya.
KH. Drs. Ikin Achmad Sodikin seorang pendakwah yang dikenal dengan pemahaman Islam yang mendalam, menyampaikan pesan penting terkait dengan harmonisasi antara ibadah dan hubungan sosial.
Dalam ceramahnya, beliau menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan antara ketaatan spiritual dengan interaksi sosial yang baik. Sebagaimana disampaikan dalam ajaran agama Islam, ibadah tidak hanya terbatas pada ritual-ritual formal semata, tetapi juga mencakup aspek-aspek sosial.
Sementara itu, Ketua PC LDII Bekasi Selatan Ir. H.Basri Borahima, MM. mengatakan, Idul Fitri adalah waktu yang tepat untuk memperkuat hubungan antara keluarga, tetangga, maupun masyarakat lainnya,
“Dalam suasana yang penuh berkah ini, mari kita jadikan kebersamaan dan keharmonisan di antara kita sebagai bagian dari syiar keislaman,” kata H. Basri.
Ia juga mengatakan, saling memaafkan adalah salah satu nilai yang sangat penting dalam Islam. Ia mengajak untuk menjadikan Idul Fitri sebagai kesempatan untuk membersihkan hati dan saling maaf-memaafkan.
"Dalam suasana Idul Fitri yang penuh keberkahan ini, marilah kita bersama-sama menjaga keadaan fitrah kita dengan memperbanyak ibadah, bermuamalah yang baik dan menjauhi segala bentuk kemaksiatan,” ujar H. Basri.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua PC LDII Bekasi Selatan H. Basri Borahima juga menyampaikan pesan kepada seluruh masyarakat. Dia meminta maaf kepada seluruh masyarakat dalam rangka menjalin silaturahmi dan sinergisitas antar tokoh masyarakat dan organisasi kemasyarakatan Islam di Bekasi Selatan. Hal ini diharapkan dapat mewujudkan kerukunan, kekompakan, serta saling asah, asuh, dan asih di tengah masyarakat Bekasi Selatan.
"Terbukti kerja sama dari berbagai pihak, DKM, Yayasan, unsur remaja, Senkom Mitra Polri dan semua pihak sehingga kegitan berjalan lancar, aman selamat dan barokah. Pada kesempatan baik ini kami ucapkan, Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah, Taqobalallohu Minna waminkum. Mohon maaf lahir batin,” ucap H. Basri.
Acara Shalat Idul Fitri tidak hanya sebagai momen untuk merayakan kemenangan setelah menunaikan ibadah puasa selama sebulan penuh, tetapi juga sebagai sarana untuk mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan keimanan serta ketakwaan kepada Allah SWT.
Ketua PC LDII Bekasi Selatan H.Basri menekankan pentingnya menjaga kerukunan, kepekaan sosial dan persaudaraan sesama umat manusia terlebih di momen Idul Fitri ini.
“Menjaga kerukunan, kepekaan sosial dan persaudaraan diperlukan untuk membangun Kota Bekasi menjadi lebih baik lagi,” pungkas H. Basri Borahima.
Sholat Idul Fitri tahun ini merupakan momen yang membahagiakan bagi seluruh warga. Suasana penuh dengan keceriaan dan kebahagiaan, serta pesan-pesan yang disampaikan oleh KH. Ikin Achmad Sodikin dapat menjadi refleksi diri bagi kita semua untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan bangsa yang lebih bersatu padu. Setelah sholat Idul Fitri, jamaah kemudian bersalaman dan saling bermaafan. (Agus W)
Tidak ada komentar